Kamis, 3 Agustus 2017 telah diadakan kegiatan Penyuluhan Budaya Antre, Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat, Demonstrasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) meliputi Cuci Tangan dan Gosok Gigi yang Baik dan Benar, dan Pemanfaatan Barang Bekas Untuk Media Tanam di Balai Desa Pesuruhan. Seluruh kegiatan penyuluhan pun juga disertai praktik agar lebih mudah dipahami. Kegiatan ini merupakan program kerja yang disusun dan dilaksanakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman Desa Pesuruhan tahun 2017 dengan sasaran anak-anak kelas 3, 4, dan 5 SD Negeri Pesuruhan dengan total 35 murid. Mereka tampak antusias mengikuti berbagai macam penyuluhan.

Kegiatan pertama adalah “Penyuluhan Budaya Antre”.  Program ini merupakan sebuah gerakan untuk membudayakan antre kepada anak sekolah dasar sedini mungkin agar dapat diterapkan di sekolah, kantin, dan tempat lainnya. 

Kegiatan kedua adalah “Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan perilaku-perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anak-anak SD dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

Kegiatan ketiga adalah “Pemanfaatan Barang Bekas Untuk Media Tanam”. Program ini dimaksudkan agar murid-murid SD dapat memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak digunakan seperti botol plastik bekas, ban bekas, drum bekas, dan lain-lain untuk dijadikan media tanam. Selain itu, program ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan murid-murid SD agar senantiasa membudayakan menanam.

Kegiatan berlanjut dengan praktik pemanfaatan barang bekas untuk media tanam. Satu hari sebelum pelaksanaan rangkaian kegiatan ini, para murid sudah diberitahukan untuk membawa botol plastik kemasan bekas atau gelas plastik kemasan bekas yang nantinya digunakan sebagai media tanam. Selanjutnya, sebagai bentuk pengaplikasian budaya antre, maka mereka mengantre dan dipersilakan sesuai barisan untuk mendapatkan tanah dan benih cabai yang telah disediakan untuk ditanam di dalam botol plastik kemasan bekas atau gelas plastik kemasan bekas. Meskipun begitu, karena terlalu antusias, beberapa murid ada yang tidak sabar untuk mengantre dan langsung meminta tanah dan benih cabai sebelum dipanggil untuk gilirannya.

Kegiatan selanjutnya adalah praktik pola hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dan menggosok gigi yang baik dan benar sesuai anjuran. Hal ini dilakukan karena sebelumnya mereka memegang tanah untuk menanam cabai, sehingga selaras untuk dipraktikkan cara mencuci tangan yang baik dan benar. Mereka pun mesti tetap mengantre untuk mendapat giliran cuci tangan.

Selanjutnya diadakan praktik gosok gigi yang baik dan benar sebagai langkah untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mereka diberitahukan satu hari sebelum pelaksanaan ini untuk membawa sikat gigi dan pasta gigi sehingga mereka menggosok gigi dengan menggunakan sikat gigi masing-masing.

Setelah rangkaian kegiatan selesai, murid-murid SD yang merupakan peserta kegiatan berfoto bersama dengan mahasiswa KKN Pemberdayaan Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman Desa Pesuruhan tahun 2017. 

 

Ditulis Oleh :Pemdes Pesuruhan
Pada : 09 Agustus 2017 19:56:44 WIB

Komentar Artikel Terkait

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar