Persiapan Lomba Desa Siaga mulai dari administrasi, kesiapan warga, sampai perubahan perilaku masyarakat dan sarana prasarana penunjang terus dilakukan. Lomba ini juga di dorong oleh Desa Pesuruhan yang merupakan satu-satunya desa penyadang ODF di Kecamatan Puring.

Menurut salah satu anggota FKD Desa Pesuruhan hal yang di nilai meliputi

  1. Analisis Situasi
  2. Perencanaan
  3. Regulasi
  4. Pemberdayaan
  5. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
  6. Bidan Desa
  7. Forum Kesehatan Desa
  8. Surveilans Berbasis Masyarakat
  9. Pembiayaan

Ketua FKD (Forum Kesehatan Desa) Bapak Supriyadi menjelaskan persiapan lomba tersebut menyangkut 65 kuesioner yang menjadi penilaian. Beliau juga menjelaskan hal yang sulit dilakukan yaitu pembentukan Bank Sampah. Artinya kita belum mempunyai sistem pengelolaan sampah yang di kelola secara modern. Kita masih mengelola masing – masing secara individu dalam rumah tangga masing-masing. Selain itu lokasi dan pelaku usaha pengepul sampah/barang bekas  belum ada, hal ini perlu motivasi usaha, minat dan modal usaha.

Setiap hari Jum’at, sebulan sekali sudah berjalan program Jum’at Bersih yaitu kegiatan bersih-bersih lingkungan yang dilakukan masal oleh masyarakat. Sebagai koordinator adalah ketua RT masing-masing wilayah.

Sedangkan Ambulan Desa sudah tersedia 3 unit kendaraan antara lain:

  1. Kendaraan roda 4 milik Mas Andri RT.02 RW.1
  2. Kendaraan roda 4 milik Bapak Satimin Rt.04 Rw.1
  3. Kendaraan roda 4 milik Ibu Supriyati Rt.04 Rw.1

Tahapan penilaian

  1. Distribusi kuisioner tanggal 18 September 2017
  2. Hasil Verifikasi tanggal 13 Oktober 2017
  3. Kunjungan lapangan pada 10 desa terbaik tanggal 16 s/d 20 Oktober 2017
  4. Pengumuman pemenang tanggal 30 Oktober 2017

Harapan Desa Pesuruhan menjadi juara dalam lomba kali ini semoga bisa menjadi  wujud kerja keras pengurus FKD bersama masyarakat.

Ditulis Oleh :Redaksi
Pada : 02 Oktober 2017 12:24:06 WIB

Komentar Artikel Terkait

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar