Sekolah Lapang - Pengelolaan Tananaman Terpadu TA.2014 Kelompok Tani ''Sri Mulyo'' dan ''Jati Mulyo'' Desa Pesuruhan Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen telah memasuki masa panen. Petani yang tadinya pesimis dengan musim tanam kali ini, sekarang sedikit terobati. Pasalnya setelah waktu tanam kemarin terjadi kekeringan. Air Irigasi dari bendung karet sungai Jati negara yang diharapkan debitnya kecil sehingga air tidak mengairi sawah kelompok tani tersebut. Akhirnya sebagian warga yang mempunyai mesin pompa air dan sedikit uang untuk membeli bensin, menggunakan cara menyedot air dengan mesin tersebut. Hal ini sudah pasti menambah biaya pemeliharaan sebagai modal pertanian.

Modal ( biaya tanam dan perawatan ) yang cukup tinggi dimungkinkan mengurangi keuntungan petani bahkan bisa merugi. Saat tanaman mulai berbuah, Tuhan Yang Maha Kuasa menurunkan hujan. Sejuknya tanaman padi tersiram air hujan menyejukan hati petani juga. Pada akhirnya panenpun terjadi pada akhir Puasa Ramadhan dan awal Syawal (Lebaran). 

SLPTT pertanian pada dua kelompok tani di Desa Pesuruhan itu mendapat bantuan dari pemerintah berupa bibit padi dengan jenis Inpari Cidenuk. Selain bibit pemerintah melalui SKPD terkait memberi bantuan pupuk organik dan pupuk ponska.

Dari hasil pendataan pada saat panen, didapatkan hasil dai 2.5 m2 menghasilkan 4 kg padi basah. Walaupun belum sesuai dengan keinginan petani karena biaya produksi yang tinggi, namun panen dapat mengobati lelah petani. 

Petani Desa Pesuruhan melalui GAPOKTAN berharap ada perbaikan Bendung Karet yang menyebabkan debit kecil dan perbaikan jaringan irigasi yang mulai rusak.

Ditulis Oleh :Redaksi
Pada : 06 Agustus 2014 11:02:51 WIB

Komentar Artikel Terkait

sumardi
06 Agustus 2014 21:33:34 WIB

Berkata, kyaknya panenane apik ya pak..sukurlah nek panenane apik....semoga berkah.....kue foto kalen kulon desa ya .... tp sayange sawahku ra sempat di tanduri...angel golet wong tandur.....

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar